in ,

9 Rekomendasi Menu Diet Untuk Anak Yang Gemuk

menu diet untuk anak gemuk

Diet tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa, namun anak kecil pun bisa jadi harus menjalani diet. Jika memiliki anak yang memiliki berat badan berlebih dari rata-rata usianya dan tinggi badannya, itu artinya Anda harus mulai memikirkan untuk mempersiapkan menu diet untuk anak yang gemuk.

Sebagai orang tua, Anda harus memperhatikan kebutuhan nutrisi anak saat diet. Jangan sampai menu yang dipersiapkan membuat anak kekurangan gizi yang dibutuhkan selama pertumbuhan. Menu diet harus tetap menjamin terpenuhinya karbohidrat, protein, vitamin, dan lainnya.

9 Rekomendasi Menu Diet Untuk Anak Yang Gemuk

Anak yang mengalami obesitas atau kegemukan berpotensi menyebabkan sumbatan jalan napas ketika anak tidur atau OSAS. Obesitas juga bisa menyebabkan gangguan pada postur tubuh. Oleh karena itu, sebaiknya anak mulai menjalani program diet namun tidak menyiksa anak.

1. Beras Merah Dengan Sop Sayur Ayam

Jika Anda sedang menyusun menu makanan diet untuk anak yang kegemukan, sebaiknya ganti nasi putih dengan nasi merah sebagai sumber karbohidrat utama.

Nasi merah lebih tinggi serat dan rendah indeks glikemik dibandingkan nasi putih sehingga tidak berisiko menyebabkan peningkatan gula darah secara drastis. Nilai indeks glikemik beras merah berada di angka 50 yang termasuk rendah hingga sedang.

Untuk lauknya, Anda bisa menyiapkan sop sayur ditambah suwiran daging ayam yang sangat lezat dan bergizi. Sayur yang bisa dicampurkan ke dalam kuah sop seperti brokoli, wortel, tomat, buncis, dan sebagainya.

2. Susu Rendah Lemak Dengan Sereal Gandum

menu diet untuk anak gemuk

Anda bisa mencampurkan sereal gandum dengan susu rendah lemak sebagai menu makan pagi buah hati. Sereal gandum mempunyai keunggulan dari segi kandungan seratnya yang sangat tinggi sehingga dapat membuat anak tetap merasa kenyang lebih lama.

Hal ini akan menghindarkan keinginan anak untuk ngemil atau jajan di luar. Untuk menambah nilai gizi makanan, Anda bisa menambahkan topping berupa irisan buah seperti apel, melon, anggur, buah naga, dan berbagai buah-buahan lainnya.

3. Roti Isi Telur Dan Sayur

Menu sarapan lainnya yang bisa Anda kreasikan untuk buah hati di pagi hari adalah roti isi telur dadar dengan sayur. Roti yang digunakan usahakan roti dari gandum utuh karena lebih tinggi serat sehingga dapat menyehatkan sistem pencernaan.

Karbohidrat pada gandum utuh juga lebih lama diserap tubuh sehingga tidak berisiko menimbulkan diabetes. Untuk isian sayur pilih sayur tinggi serat seperti sayur selada, sawi, dan tambahkan irisan tomat yang segar.

Selain menggunakan telur dadar sebagai sumber protein, Anda bisa menggantinya dengan daging sapi iris asap smoked. Jika ingin lebih sehat, Anda bisa membuat daging patty sebagai isian burger sendiri di rumah.

Cukup giling daging hingga tercincang halus, tambahkan bumbu dan dicetak agar pipih.

4. Nasi Merah Dan Sop Tahu

Sebagai selingan protein hewani, berikan asupan protein nabati sebagai menu diet untuk anak yang kelebihan berat badan. Tahu adalah sumber protein nabati yang sangat baik dan juga kaya akan multivitamin dan mineral.

Tambahkan irisan sayur segar ke dalam kuah sop tahu. Anda bisa memasukkan sayur berupa sawi, daun bawang, wortel, brokoli, kol, dan sebagainya. Anda juga bisa memberikan irisan daging ayam bagian dada jika ingin asupan nutrisi buah hati lebih terpenuhi.

5. Daging Tumis Kecap

Mengatur menu diet untuk anak yang gemuk tidak berarti Anda tidak bisa memberikan buah hati makanan dari daging hewani. Orang tua harus menyadari bahwa anak masih berada dalam masa tumbuh dan kembangnya sehingga konsumsi protein hewani tetaplah penting.

Tentu saja untuk mengurangi risiko kegemukan akibat konsumsi daging hewan yang tidak tepat, pastikan Anda memasak bagian daging yang mengandung sedikit lemak. Sebagai contoh jika Anda ingin memberikan anak menu dari daging ayam, sebaiknya pilih bagian dadanya.

Hindari memberikan buah hati makanan yang berlemak tinggi. Selain berisiko membuat anak kegemukan, lemak yang terlalu banyak juga berisiko menimbulkan penyakit di kemudian hari. Olah daging tersebut dengan cara ditumis kecap agar tetap terasa enak di lidah si kecil.

6. Nasi Jagung Dengan Ikan Pepes

Sebagai pengganti nasi putih, Anda bisa memvariasikan sumber karbohidrat melalui jagung yang diolah menjadi nasi. Jagung merupakan sumber karbohidrat yang sangat baik dan sering dikonsumsi sebagai alternatif nasi putih bagi yang sedang menjalani diet karena diabetes dan obesitas.

menu diet untuk anak gemuk

Jagung tinggi akan serat. Setiap satu cangkir jagung terdapat 4,6 gram serat dan 5,4 gram protein. Untuk lauknya, sajikan nasi jagung tadi dengan ikan pepes yang lezat. Anda bisa memilih beragam jenis ikan untuk dijadikan sebagai pepes seperti ikan gurame dan bawal putih.

Sementara untuk sayurannya, Anda bisa menyajikannya bersama urap sayur yang sangat bergizi dan berserat tinggi. Urap sayur dapat dibuat dari campuran sayur kangkung, kacang panjang, dan tauge yang direbus sebentar sebelumnya.

7. Gado-Gado Dengan Irisan Tahu Goreng

Siapa yang tidak mengenal gado-gado? Makanan dengan cita rasa pedas manis ini adalah makanan khas dan andalan masyarakat di hampir seluruh nusantara.

Bumbunya yang berasal dari rempah-rempah dicampur kacang tanah ulek tidak hanya membuat cita rasa semakin lezat, namun juga bergizi tinggi. Gado-gado terdiri dari berbagai macam sayuran hijau yang kaya akan serat dan juga multivitamin.

Sayur yang biasanya terdapat dalam seporsi gado-gado adalah sayur kangkung, kacang panjang, tauge, sayur pucuk ubi, dan sebagainya. Untuk mendukung program diet buah hati, ganti lontong dari beras putih dengan sumber karbohidrat lain seperti ubi jalar rebus.

8. Bebek Panggang Dan Nasi Merah

Menu berikutnya yang bisa Anda coba adalah bebek panggang dengan nasi merah sebagai sumber karbohidrat. Sementara untuk sayurnya, buatlah tumis brokoli dengan wortel yang segar. Pilihlah bagian bebek panggang yang tidak mengandung terlalu banyak lemak, seperti bagian dadanya.

Mengolah bebek dengan cara dipanggang juga lebih sehat dibandingkan mengolahnya dengan cara digoreng. Gunakan bumbu kecap dan sedikit rempah-rempah untuk membuat cita rasa bebek panggang semakin lezat.

9. Tempe Bacem Dengan Sayur Asem

Tempe adalah salah satu sumber protein nabati yang sangat baik. Bahkan, di dalam tempe terkandung 40% protein yang terdiri dari asam lemak esensial yang sangat baik untuk tumbuh kembang anak. Protein sangat kaya akan vitamin dan juga mineral.

Selain itu, tempe ternyata juga memiliki manfaat untuk membantu mengontrol berat badan buah hati agar tidak berlebih. Salah satu cara mengolah tempe yang lebih sehat adalah dengan membuat tempe bacem karena tempe diolah tanpa menggunakan minyak.

Baca Juga: 5 Ramuan Tradisional Untuk Menambah Nafsu Makan Anak dan Dewasa

Memberikan menu diet untuk anak yang gemuk memang sangat penting untuk mencegah anak mengalami obesitas ataupun penyakit kronis di masa mendatang. Hanya saja, jika tanpa pertimbangan tepat, diet tersebut justru akan mengganggu pertumbuhan serta perkembangan anak.

What do you think?

Written by Edy Irawan

Seorang Perawat Yang Gemar Menulis Dan Membaca Buku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.