in ,

Jenis, Penyebab dan Gejala Penyakit Jantung Yang Harus Anda Ketahui

Penyakit jantung

Jantung merupakan salah satu bagian organ vital yang berfungsi untuk pemompa darah serta memenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Untuk itu Anda perlu mengetahui jenis, penyebab dan gejala penyakit jantung agar dapat selalu menjaga kesehatan.

Bentuk jantung sendiri mirip seperti kepalan tangan orang dewasa dengan kondisi terbalik. Jantung  merupakan organ utama yang berperan penting dalam sistem kardiovaskular.

Jantung terdiri dari otot-otot (muscular), apex (puncak), basis (dasar), atrium kana dan kiri, serta bilik kanan dan kiri. Fakta yang harus Anda ketahui,  jantung mampu bekerja memompa darah atau berdetak sebanyak 100.000 kali selama sehari.

Baca jugaCiri Dan Penyebab Penyakit Jantung di Usia Muda

Karena sangat vital, apabila jantung mengalami gangguan, peredaran darah kedalam tubuh dapat terganggu.

Jenis Penyakit Jantung

Penyakit jantung menduduki urutan pertama sebagai penyebab utama kematian tertinggi di Indonesia dan dunia baik pria ataupun wanita pada segala usia.

Berikut ini beberapa jenis penyakit jantung yang perlu Anda ketahui

1. Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner disebabkan karena terdapat penyumbatan pada pembuluh darah arteri dari tumpukan plak maupun zat-zat kimia yang berasal dari makanan dan minuman.

Hal ini menyebabkan adanya penggumpalan darah pada bagian arteri sehingga aliran darah menjadi terganggu.

2. Kelainan Irama Jantung

Kelainan irama jantung atau aritmia adalah kondisi dimana laju irama jantung yang berjalan sceara tidak normal. Laju atau detak jantung dapat terasa terlalu cepat, terlalu lambat, atau ritmenya tidak beraturan.

Pada umumnya kelainan irama jantung ini tergolong tidak berbahaya, tetapi dapat menimbulkan gejala dan komplikasi yang parah apabila penyakit ini muncul yang disebabkan oleh kondisi gangguan jantung lemah atau rusak.

3. Penyakit Jantung Bawaan

Penyakit jantung bawaan sebagian besar disebabkan karena adanya kelainan struktur ataupun fungsi jantung sejak bayi dalam kandungan.

ASD (Atrial Septal Defect) dan VSD (Ventricular Septal Defect) atau yang lebih dikenal sebagai jantung bocor adalah penyakit jantung bawaan yang umum terjadi. Penyakit jantung bawaan ini dapat terjadi karena turunan genetik dari salah satu atau kedua orang tua.

4. Kelainan Katup atau Klep Jantung

Kelainan klep jantung adalah penyakit yang terjadi ketika katup jantung tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Katup jantung yang tidak berfungsi dengan baik menyebabkan darah dapat mengarah balik dan sulit keluar dari jantung. Kondisi seperti ini juga dapat menyebabkan terbentuknya lubang kecil pada sekat jantung yang sering disebut juga dengan jantung bocor.

5. Gagal Jantung

Gagal jantung merupakan kondisi dimana jantung tidak dapat memompa darah secara optimal sehingga darah tidak membawa oksigen dan nutrisi yang cukup.

Karena fungsi jantung yang tidak optimal ini dapat menyebabkan tubuh menjadi kesulitan untuk mendapat kebutuhannya.

Faktor Penyebab Resiko Penyakit Jantung

Apa saja faktor-faktor yang dapat menyebabkan resiko penyakit jantung? Pada umumnya terdapat dua faktor resiko penyakit jantung yaitu faktor resiko yang tidak dapat dirubah dan dapat dirubah.

Faktor resiko yang tidak dapat dirubah antara lain usia, jenis kelamin, serta genetik atau keturunan.

Sedangkan untuk faktor resiko yang dapat dirubah diantaranya hipertensi, kolesterol tinggi, obesitas, diabetes, kurang aktifitas fisik, dan konsumsi alkohol berlebih.

Untuk mencegah penyakit jantung karena faktor resiko yangdapat dirubah, maka Anda harus menjaga kesehatan dengan tidak mengkonsumsi makanan penyebab faktoe penyakit jantung secara berlebihan.

Gejala Penyakit Jantung

Penyakit jantung dapat terjadi pada semua orang, baik dewasa maupun anak-anak. oleh sebab itu sangat penting untuk mendeteksi gejala-gejala penyakit jantung agar terhindar dari resiko penyakit jantung yang parah.

Gejala-gejala penyakit jantung yang sering dialami diantaranya nyeri pada dada, sesak nafas, jantung berdebar, hingga cepat lelah.

Adapun gejala-gejala tidak khas yang menyertai penyakit jantung diantaranya seperti mual, muntah. ttepapi tidak jarang ditemukan pasien dengan penyakit jantung yang tidak bergejala. Hal ini karena pasien menderita neuropati diabetik atau gangguan saraf akibat penyakit diabet.

Apabila mengalami gejala-gejala tersebut, segera berkunjung ke dokter jantung atau rumah sakit agar segera mendapatkan penanganan dan pemeriksaan secara tepat,

Selain itu juga akan mendapatkan pengobatan sesegera mungkin agar dapat meminimalkan resiko terburuk karena penyekait jantung.

Baca jugaMengapa Pasien Jantung Tidak Boleh Minum Banyak Air?

Untuk mendiagnosa penyakit jantung, dokter biasanya akan melakukan serangkaian pemeriksaan seperti anamnesa, pemeriksaan fisik, hingga pemeriksaan penunjang seperti EKG atau disebut juga dengan rekam jantung, echocardiography (USG jantung) serta treadmill test apabila diperlukan.

Untuk mencegah  dan memelihara kesehatan jantung diperlukan perubahan gaya hidup sehat dengan menu pola makanan yang sehat pula. Apabila perlu, cek kesehatan secara rutin ke klinik atau rumah sakit.

HIndari asap rokok, rajin berolah raga atau setidaknya melakukan aktivitas fisik kurang lebih 30 menit dalam sehari, Diet sehat dan seimbang dengan menu sehat Istirahat yang cukup minimal 7 hingga 8 jam per hari, dan hindari stress.

What do you think?

Written by Jesica Putri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.