in ,

Hipertensi Menjadi Penyebab Utama Penyakit Jantung dan Stroke

hipertensi

Penyakit Jantung, Gagal Ginjal, dan Stroke dapat menjadi sangat berbahaya karena bisa menimbulkan kematian secara mendadak. Penyebab utama penyakit tersebut adalah hipertensi, lantas apa yang harus dilakukan untuk mencegah hipertensi?

Hipertensi atau tekanan darah tinggi, sering disebut dengan istilah “the silent killer” yang menyebabkan kematian secara tiba-tiba terutama untuk penyakit jantung, gagal ginjal, dan stroke.

Hipertensi adalah suatu kondisi ketika seseorang mempunyai tekanan darah yang terukur pada nilai 130/80 mmHg atau lebih tinggi.

Tekanan darah ini ditentukan jumlah atau volume darah yang dipompa oleh jantung dan resistensi aliran darah di pembuluh darah/arteri. Jadi, tekanan darah akan terukur lebih tinggi apabila jantung memompa darah lebih cepat dan atau arteri lebih sempit.

Meskipun kasus tekanan darah tinggi terus meningkat tiap tahunnya, cara mencegah hipertensi masih dapat dilkukan. Terutama seseorang yang sudah diketahui memiliki gejala hipertensi.

Caranya dengan menurunkan faktor risiko hipertensi untuk masa yang akan datang dengan mengetahui berbagai penyebab dan pengobatan hipertensi atau tekanan darah tinggi tersebut.

Penyebab Hipertensi

Berdasarkan penyebabnya, terdapat dua jenis hipertensi yang umum terjadi, yaitu hipertensi primer dan hipertensi sekunder.

Hipertensi primer adalah jenis hipertensi yang berkembang dari waktu ke waktu tanpa penyebab yang dapat diidentifikasi.

Sedangkan hipertensi sekunder merupakan jenis hipertensi yang terjadi dengan cepat dan bisa menjadi lebih parah dari hipertensi primer.

Baca juga4+ Obat Darah Tinggi Tradisional Paling Mujarab dengan Ramuan Herbal

Secara umum, penyebab hipertensi diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Faktor genetik atau keturunan

Faktor genetik atau keturunan dapat menjadi salah satu penyebab hipertensi . Itu artinya, ada mutasi gen atau kelainan genetik yang diwarisi orangtua sehingga membuat seseorang secara genetik, mengalami hipertensi.

2. Perubahan fisik

Perubahan fisik dari hari ke hari bisa menjadi penyebab hipertensi. Jika seseorang mengalami perubahan fungsi ginjal karena penuaan, maka keseimbangan garam dan cairan alami tubuh akan terganggu. Akhirnya tekanan darah dalam tubuh ikut meningkat.

3. Pola hidup tidak sehat

Pilihan pola hidup tau kebiasaan sehari-hari yang dijalani seseorang adalah penyebab hipertensi yang paling sering terjadi.

Contohnya, kebiasaan merokok, terlalu banyak konsumsi makanan asin, terlalu banyak mengkonsumsi makanan manis, serta kurangnya aktivitas fisik.

Hal-hal tersebut yang dapat menyebabkan kelebihan berat badan (obesitas) sehingga dapat meningkatkan faktor risiko hipertensi.

4. Adanya kondisi medis tertentu

Beberapa kondisi medis tertentu dapat menjadi penyebab hipertensi muncul, yakni:

  • Penyakit ginjal
  • Cacat jantung bawaan
  • Efek samping konsumsi obat
  • Penggunaan obat-obatan terlarang
  • Penyalahgunaan alkohol
  • Masalah kelenjar adrenal
  • Tumor endokrin tertentu

Beberapa Gejala Hipertensi

Sebagian besar penderita yang memiliki hipertensi biasanya tidak menunjukkan ciri-ciri atau gejala tertentu.

Bahkan, beberapa orang tidak menunjukkan gejala hipertensi meskipun tekanan darah mencapai tingkat yang sangat tinggi.

Pada umumnya, gejala hipertensi diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Sakit kepala parah atau sering mengalami pusing
  • Mimisan
  • Kulit memerah (terutama pada wajah dan leher)
  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Gangguan penglihatan
  • Ada darah dalam urine

Faktor Risiko Hipertensi

Beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan terjadinya hipertensi secara umum adalah sebagai berikut :

  • Memiliki keluarga yang mengidap tekanan darah tinggi
  • Jika seseorang sudah berusia lebih dari 65 tahun
  • Mengalami obesitas atau kelebihan berat badan
  • Mengonsumsi terlalu banyak garam dan kekurangan buah maupun sayuran
  • Tidak melakukan olahraga teratur]\
  • Terlalu banyak merokok
  • Mengonsumsi banyak alkohol atau kopi (atau minuman kafein lain)
  • Kurang tidur atau mengalami kesulitan tidur
  • Sering mengalami stres

Cara Mencegah Hipertensi?

Meskipun sudah melakukan berbagai cara mengobati hipertensi, Anda tetap melakukan tindakan pencegahan hipertensi agar gejala tekanan darah tinggi tidak muncul di kemudian hari.

Cara mencegah hipertensi dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti berikut ini :

  • Mengurangi konsumsi garam
  • Mengurangi konsumsi alkohol dan kafein
  • Mengurangi berat badan jika diperlukan
  • Olahraga secara teratur
  • Istirahat yang cukup
  • Kelola stres dengan baik

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan kondisi serius yang dapat menjurus ke berbagai masalah penyakit lainnya, seperti stroke dan penyakit jantung.

Oleh sebab itu, penting untuk segera berkonsultasi ke dokter agar dapat diminimalisir agar menghindari bebbagai resiko pada penyakit lainnya.

What do you think?

Written by Jesica Putri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.