in ,

6 Kegiatan yang Tidak Boleh Dilakukan Ibu Hamil

Kegiatan yang Tidak Boleh Dilakukan Ibu Hamil

Untuk menjaga kesehatan ibu dan calon bayi, ada beberapa kegiatan yang tidak boleh dilakukan Ibu hamil?  Sebab dalam kondisi hamil, tubuh Ibu menjadi lebih berat dibandingkan dengan kondisi onrmal biasanya.

Ketika memasuki masa hamil, seorang Ibu sudah tidak lagi bebas beraktivitas seperti ibu rumah tangga pada umumnya. Sebab pada masa hamil, tubuh akan merasa cepat lelah.

Ada beberapa kegitan yang harus dihindari atau tidak boleh dilakukan demi kesehatan janin dalam masa pertumbuhan di dalam kandungan.

Untuk meminimalisir kemungkinan terburuk, berikut ini pekerjeaan atau kegiatan yang tidak boleh dilakukan oleh ibu hamil.

Baca jugaMakanan dan Minuman yang Sebaiknya Dihindari Saat Ibu Hamil Muda

1. Mengangkat Benda Berat

Mengangkat benda berat menjadi salah satu kegiatan yang tidak boleh dilakukan Ibu hamil. Termasuk memindahkan benda yang berukuran besar.

Aktivitas mengangkat benda berat ini dapat memicu risiko tertariknya otot tubuh Ibu hamil yang akan membahayakan keselamatan janin yang ada di dalam kandungan.

Ibu hamil yang mengangkat benda berat juga lebih berisiko akan mengalami persalinan prematur.

Penjelasan secara medis, posisi janin dapat terganggu akibat pergerakan otot tubuh saat mengangkat benda berat tersebut.

2. Berdiri atau Duduk Terlalu Lama

Berdiri atau duduk terlalu lama dapat menyebabkan nyeri punggung, pembengkakan, nyeri, dan pegal di kaki.

Salah satu kegiatan yang bisa menyebabkan berdiri dalam waktu lama adalah memasak. Karena harus saat memasak harus menyiapkan bahan-bahan makanan hingga memasaknya, dan keseluruhan proses ini biasanya terus berdiri.

Solusinya ketika memasak, ibu bisa duduk saat memotong bahan makanan atau sewaktu menunggu makanan matang.

3. Membersihkan Rumah dengan Produk Berbahan Kimia

Perlu diketahui, ada beberapa zat kimia di beberapa produk pembersih yang tidak aman bagi kesehatan ibu dan janin yang berisiko mengganggu kesehatan.

Sewaktu membersihkan rumah seperti membersihkan kamar mandi atau closet, sebaiknya menggunakan bahan pembersih yang alami dan aman, seperti soda kue, cuka, atau asam borat, untuk membasmi serangga.

Jangan sungkan untuk menanyakan kepada dokter mengenai cara membersihkan rumah yang aman selama kondisi hamil.

4. Membersihkan Kotoran Hewan Peliharaan

Ibu hamil ternyata juga dilarang membersihkan kotoran hewan peliharaan. Sebab ketika membersihkan kotoran hewan peliharaan, Ibu hamil akan berisiko terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit.

Bakteri tersebut akan memicu infeksi parasit bernama Toxoplasma gondii. Toksoplasmosis ini bahkan dapat berisiko menular dari Ibu hamil ke janin di dalam kandungan.

Dalam beberapa kasus, toksoplasma bahkan berisiko menyebabkan keguguran pada sejumlah Ibu hamil.

Parasit Toksoplasma gondii ini dapat ditemukan pada beberapa hewan peliharaan. Mulai dari kucing, anjing, maupun burung.

5. Menggunakan Racun Serangga

Semprotan racun serangga mengandung bahan kimia yang berbahaya apabila terhirup oleh Ibu hamil karena racun serangga memiliki kandungan bahan kimia berupa asam sulfat yang kuat dan bersifat korosif.

Artinya, ada efek samping yang dapat ditimbulkan  dari penggunaan racun serangga ini, terutama bagi ibu hamil.

Tidak hanya mengganggu saluran pernapasan, Ibu hamil yang terpapar asam sulfat juga dapat berisiko mengalami gangguan sistem saraf yang berakibat fatal.

6. Membersihkan Tempat Sampah

Membersihkan tempat sampah biasanya dipandang sebagai pekerjaan yang sepele. Tetapi, justru inilah kegiatan yang tidak boleh dilakukan Ibu hamil.

Sampah sangat erat hubungannya dengan kuman dan bakteri yang bisa berisiko masuk ke dalam tubuh Ibu hamil.

Kuman dan bakteri lebih cepat tumbuh di tempat sampah. jadi infeksi kuman dan bakteri akan berpotensi masuk di dalam tubuh Ibu hamil.

Sebaiknya hindari melakukan kegiatan yang tidak boleh dilakukan ibu hamil. Mintalah bantuan kepada suami atau orang lain untuk melakukan pekerjaan tersebut.

What do you think?

Written by Jesica Putri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.